Batas Aurat

Aurat adalah hal yang wajib ditutup agar tidak diketahui dan dilihat oleh orang yang tidak berhak melihatnya atau bahasa gaulnya orang yang bukan mahram kita. aurat itu ada dua, aurat besar dan aurat kecil.

Aurat besar yaitu apa yang diantara pusar dan lutut, ini tidak boleh dilihat oleh orang lain, kecuali suami istri, berdasarkan Hadist dari Rosulullah SAW, beliau bersabda, “Jaga auratmu kecuali terhadap istrimu.” (HR. Abu Dawud:4017, Turmidzi: 2693).

Kedua aurat kecil, yaitu selain aurat besar, hukumnya tidak wajib menutupnya dihadapan mahram, yaitu orang yang tidak boleh menikah dengannya selama-lamanya karena hubungan kekerabatan seperti ayah anak, saudara kandung dan yang disebutkan dalam Surat An-Nur ayat 31. Batas aurat ini selain apa yang diantara pusar sampai lutut, seperti betis dan leher. Adapun daerah yang sensitif seperti payudara yang akan menimbulkan fitnah, maka wajib ditutup pula kecuali dalam kondisi darurat.

Adapun aurat di hadapan selain mahram bagi wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan, sehingga wajib berkerudung di hadapan saudara sepupu, adik ipar, ataupun kakak ipar, karena mereka orang orang yang halal dinikahi atau menikah dengan mereka. Adapun paman, adik atau kakak kandung mereka adalah mahram.

Jadi, di hadapan mahram tidak ada masalah membuka kerudung dan kelihatan leher atau dadanya. Adapun di hadapan yang bukan mahramnya meskipun di rumah tetap menjaga aurat dengan memakai kerudung. Ini berdasarkan QS. An-Nur ayat 31: “Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”

Ayat di atas menunjukkan bahwa selain orang yang disebutkan di atas, seorang wanita wajib menutup seluruh tubuhnya dihadapan mereka kecuali muka dan telapak tangan.

Bagaimana dengan kalian?Sudahkan kalian mengerjakan perintah Allah sesuai kutipan Ayat di atas? Kalau kalian masih hidup, perbaikilah, bertaubatlah.

About Aurellia

Aku ingin jadi malaikat kecil yang hidup dalam keluarga kecil. Ingin membahagiakan Orang tua dengan segala kemampuan yang ku miliki. Anak sholeh Or sholehah,itu impianku. saat ku hadir dalam kerasnya dunia ini, aku akan selalu ada untuk kedua orang tuaku. terutama untuk Ibu ku (Dewi Uning Marhandhika).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s